Begini Cara Ciptakan Ruangan untuk Pribadi “Introvert”

Tidak semua pribadi introvert adalah orang rumahan. Kebanyakan, mereka hanya butuh ruang tenang dan aman untuk berpikir dan rejuvenasi, terutama setelah mengalami rentetan kebisingan dari dunia luar.

Menciptakan area tersebut di dalam rumah membutuhkan rancangan dengan perhatian penuh.

Jika Anda adalah salah di antaranya, untuk benar-benar menuai keuntungan dari ruangan yang tenang, Anda perlu mempelajari kebiasaan memperlakukan rumah dengan rasa hormat dan cinta.

Caranya, dengan menjadi lebih bijaksana menempatkan barang dan bagaimana Anda menghabiskan waktu di rumah.

Berikut cara-cara yang bisa dilakukan:

Cari ketenangan dalam ruang Anda

Matikan TV, pemutar musik, dan ponsel Anda. Mulai dengarkan suara di lingkungan Anda. Dengarkan bunyi kulkas, deru AC, dan detak jam.

Banyak peralatan dan perangkat mengeluarkan suara yang selama ini tidak kita sadari akibat rutinitas sehari-hari.

Bagi orang yang menderita kecemasan tingkat menengah, mereka selalu cemas dengan sejumlah pikiran. Ditambah mendengar suara lain akan semakin membuat kebingungan pada saraf.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengurangi suara agar ruang lebih tenang. Matikan perangkat yang tidak perlu misalnya pemutar DVD, konsol video, TV, dan jam digital yang menambahkan suara, cahaya, dan panas.

Semakin lancar mesin berjalan, semakin sedikit suara yang dihasilkan. Jika mesin cuci Anda sudah tua dan berisik, perbaikilah sehingga dapat beroperasi dengan tenang.

Selain itu, Anda juga bisa mengganti peralatan lama dengan model baru yang lebih sedikit menimbulkan suara dan mungkin lebih hemat energi juga.

Jika Anda memiliki teman serumah, tetangga atau jalan yang bising dari luar, mungkin bisa mempertimbangkan membuat interior yang kedap suara.

Hal ini dapat dilakukan secara sederhana seperti memasang weatherstripping sekitar pintu atau karpet untuk menyerap suara.

Tenang berarti menciptakan ruang baru

Dalam dunia dekorasi rumah, “tenang” dan “minim” seringkali sejalan.

Untuk kebanyakan orang introvert, ruang yang terlalu mencolok bisa menjadi penjara. Ada pula sebagian yang merasa ruang terlalu kosong dapat memancing reaksi keras, memicu perasaan ditinggalkan dan isolasi.

Oleh karena itu, memiliki furnitur dan dekorasi yang mengingatkan pada rasa nyaman dan terawat adalah kunci.

Faktanya, kamar yang banyak terdapat sudut keras atau tajam, telah terbukti berhubungan dengan emosi negatif.

Lebih jauh, sudut ini dapat mengaktifkan saraf amygdala, yaitu pusat respon untuk menentukan emosi takut.

Para introvert jauh lebih mungkin untuk berkembang dalam ruang yang lembut dengan banyak permukaan bulat.

Permukaan bersih dan ruang yang tidak penuh merupakan strategi utama.

Kekacauan dapat meningkatkan kadar hormon stres, kortisol dan membuat pikiran bekerja lebih keras dari biasanya.

Pribadi introvert akan merasa nyaman di ruang dengan furnitur yang berkerumun di sudut daripada ditempatkan di sekelilingnya karena mirip seperti pertemuan sosial yang besar.

Sementara tugas-tugas yang melibatkan konsentrasi berat, seperti membaca, menulis, dan desain, akan lebih baik dilakukan di kamar terpisah.

http://properti.kompas.com/read/2017/01/04/070000321/begini.cara.ciptakan.ruangan.untuk.pribadi.introvert.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *